Football Mania

Oslo, 12 Juni 2008

Sebenarnya saya bukan fans fanatik sepakbola. Tetapi, karena berada di lingkungan para ’penggila bola’ (ayah, kakak, sepupu, paman, oom, tetangga juga teman2x) mau tak mau saya harus ’menyesuaikan diri’ dengan ikut menonton pertandingan untuk sekedar menunjukkan solidaritas juga untuk mengikuti perkembangan terakhir (agar bisa ’nyambung’ saat diajak ngobrol)🙂

Meski harus begadang hingga jam satu atau jam dua dini hari bahkan subuh pun saya lakoni, asal bersama para penggembira yang lain. Saya ingat saat piala dunia 1986 di Mexico, bersama ayah dan kakak kami beramai2x menggelar kasur di depan TV. Waktu itu, saat siaran langsung babak final, ada satu selingan tentang kejadian2x unik dan lucu selama kejuaraan berlangsung yang diiringi musik yang juga terdengar lucu, sayang saya tidak ingat judulnya. Yang jelas, kami semua tertawa terbahak2x saat menyaksikan selingan ini sampai sakit perut, terutama saya😀.

Foto: Aksi suporter (Norway Cup, 2007)



Menonton Liga Italia atau Liga Inggris juga menjadi menu wajib di TV (lewat RCTI dan SCTV). Ada ‘peraturan tak tertulis’ bahwa pada saat jam2x siaran sepakbola berlangsung, ayah dan kakak (serta penggila bola yang kebetulan sedang bermalam di rumah) memegang ’otoritas penuh’ terhadap pesawat TV😦

Setiap ada kejuaraan seperti Piala Eropa, World Cup atau ‘Cup2x’ yang lain (termasuk Piala Asia dan Liga Indonesia), rumah kami pun ikut2xan ‘rusuh’🙂. Saya paling senang melihat tim Italia berlaga. Selain kostum kebangsaan mereka berwarna biru tua (salah satu warna kesukaan saya), mereka juga ’indah’ untuk dilihat😀. Nama2x seperti Paolo Maldini, Nicola Berti, Serena adalah favorit. Nama Frans Beckenbauer, Sir Alex Ferguson, 3 -Ro (Ronaldo-Romario-Ronaldinho), Roberto Baggio, Caniggia, Maradona, Mancini, Jose Mourinho, mmmm….siapa lagi yang saya ingat yah…dan beberapa nama yang lain (hehe…) menjadi akrab di telinga.

Foto: Pemanasan sebelum pertandingan oleh salah satu tim dari Afrika yang akan bertanding. Mereka meneriakkan yel-yel dan bernyanyi sambil meliuk-liukkan badan, unik sekali (Norway Cup, 2007)

Sejak ’lepas’ dari rumah orang-tua untuk studi dan kemudian bekerja di tempat yang berbeda2x di tahun 2003, saya pun tidak lagi mengikuti perkembangan terakhir dunia persepakbolaan. Namun, tanpa sengaja pada tahun 2007 lalu saya kembali ’terjerumus’ dalam dunia persepakbolaan dan ikut menyaksikan ‘Norway Cup 2007’ secara langsung.

Foto: Stand pengumpulan sepatu bekas layak pakai yang akan diberikan pada anak2x dan remaja di Gambia-Afrika (Norway Cup, 2007)

‘Norway Cup’ adalah salah satu turnamen sepakbola terbesar di dunia untuk anak2x dan remaja, yang untuk tahun 2008 ini akan berlangsung pada tanggal 31 Juli-6 Agustus untuk ke-33 kalinya. Total pemain yang akan ikut berlaga tahun ini adalah 30.000 anak laki2x dan perempuan yang berasal dari 42 negara dan akan bermain di 4.000 pertandingan secara total.

Foto: Menyanyikan lagu kebangsaan masing2x sebelum pertandingan dimulai (Norway Cup, 2007)

Kejuaraan ini diadakan untuk pertama kalinya pada tahun 1972 yang diikuti ‘hanya’ sekitar 430 tim. Pada awalnya, undangan dikirimkan ke semua klub sepakbola yang ada di negara2x Nordic (Swedia, Norwegia, Finlandia, Islandia, Denmark). Lama-kelamaan, jumlah negara yang berpartisipasi semakin bertambah dari tahun ke tahun. Tahun ini adalah rekor baru dalam jumlah tim yang ikut berpartisipasi, yakni sebanyak 1.500 tim sudah menyatakan keikutsertaannya. Tim2x tadi datang dari seluruh dunia, peserta baru tahun ini adalah: Mali, Gambia, Costa Rica and Namibia (mana tim Indonesia ya?…)

Foto: Polisi berkuda mengamankan jalannya acara (Norway Cup, 2007)

Foto: Peminat sepak bola cilik (Norway Cup, 2007)

Foto: Wasit penjaga garis yang masih remaja (Norway Cup, 2007)

Foto: Penampilan pemain yang tak kalah eksentrik (Norway Cup, 2007)

Foto: penonton yang serius memperhatikan jalannya pertandingan (Norway Cup, 2007)

Foto: Stand ilmiah yang menampilkan berbagai eksperimen fisika dan kimia sederhana. Penjaga stand kadang mengajak pengunjung berpartisipasi dan mereka dengan senang hati menjawab setiap pertanyaan (Norway Cup, 2007)

Pada tahun 1979 tim dari Brazil ‘Pequeninos’ dari Sao Paulo ikut serta. Tim ini beranggotakan anak2x dari daerah kumuh dan miskin. Ini menandai dimulainya era ’Norway Cup’ sebagai kejuaraan yang sekaligus menjadi ajang persahabatan dengan ragam budaya yang berbeda. Hal ini menjadi ciri khas kejuaraan hingga kini. Pada tahun 2008, terhitung 42 negara berbeda akan memberi warna keanekaragaman budaya tadi.

Setiap tahunnya ada sekitar 20-30 tim yang berasal dari daerah2x ‘kurang beruntung’ mendapat undangan oleh panitia, yang bekerja sama dengan sejumlah organisasi untuk membawa tim2x tadi berlaga dan memberi bantuan akomodasi selama berlaga di kejuaraan.

Foto: Di belakang layar pertandingan (Norway Cup, 2007)

Pada tahun 1980-an, panitia ’Norway Cup’ memulai proyek bantuan pembangunan di Tanzania, bekerjasama dengan asosiasi sepakbola Norwegia. Kegiatan ini menjadi salah satu pelopor proyek olah raga yang diorganisir di negara yang sedang berkembang. Sejak saat itu, kepanitiaan ’Norway Cup’ telah terlibat dalam beberapa proyek serupa antara lain: pengorganisiran 1.500 anak muda dari daerah2x kumuh di Nairobi, Kenya untuk bermain sepakbola; program edukasi tentang bahaya HIV/AIDS melalui ‘the Mathare Youth Sports Association (MYSA)’. Sejak beberapa tahun terakhir, Mathare menjadi tim yang disegani di kejuaraan ini.

Walaupun pertandingan sepak bola adalah atraksi utama, ada pula aktivitas menarik lainnya. Kejuaraan dibuka dengan pertunjukkan yang menampilkan artis2x terkenal. Ada satu malam yang khusus disediakan untuk pertunjukkan kultural. Ada juga pertandingan persahabatan antara dua tim internasional yang terkenal. Kadang2x, sering terlihat beberapa permain profesional yang datang berkunjung dan berdialog dengan para partisipan serta memberi semangat. Stand seperti pengumpulan sepatu bekas layak pakai untuk anak2x di Afrika, stand ilmiah, stand permainan dan sebagainya turut mewarnai.

Foto: Atraksi hiburan di waktu istirahat (Norway Cup, 2007)

Acara ini juga menarik perhatian media. Tak kurang telah terdaftar sebanyak 700 wartawan dan fotografer dari media cetak, radio, televisi dari seluruh dunia, termasuk media lokal. Koran2x terkemuka Norwegia sendiri menjadikan event ini sebagai berita utama. Sedangkan stasiun TV pemerintah yakni TV2 menyiarkan liputan khusus tentang ’Norway Cup’ di jam siaran utamanya.

Foto: Jalannya pertandingan (Norway Cup, 2007)

Lokasi kejuaraan terletak di lapangan Eikeberg yang agak sedikit keluar pusat kota Oslo. Sejak seminggu sebelum pertandingan kemah2x dan karavan sudah mulai berdiri. Kemah ini ditujukan bagi para peserta pertandingan ataupun milik pribadi suporter yang rela menginap berhari2x untuk menonton (saya tidak sempat menghitung karena terlalu banyak dan bertebaran memenuhi padang rumput yang luas hingga beberapa kilometer persegi). Ada juga pusat kesehatan, pusat informasi, mini market, restoran dadakan, stand sponsor, laundry gratis bahkan pasar malam tak jauh dari tempat parkir.

Foto: Sang juara (Norway Cup, 2007)

Hari itu ada beberapa pertandingan final kelompok umur berbeda untuk kelompok perempuan dan laki2x. Sayang kami tidak sempat melihat pertandingan final tim sepak bola perempuan. Penonton yang hadir sangat beragam, mulai dari remaja putri, orang tua, manula, hingga anak2x. Ulah penonton pun tak kalah heboh dengan pertandingan2x sepak bola dewasa di televisi. Ada yang bernyanyi, meneriakkan yel-yel, membunyikan terompet, genderang, menari dan berjoget. Heboh sekali.

Senang rasanya melihat kejuaraan ini secara langsung. Bagaimana dengan kompetisi sepakbola di Indonesia untuk anak dan remaja? Saya tidak terlalu mengikuti hal ini. Impian saya sih, suatu saat ada tim anak dan remaja kita yang bisa tampil di kejuaraan ini di tahun2x mendatang🙂

————————————

Sumber: Liputan pribadi ditambah terjemahan bebas dari http://www.norway.org.pk/culture/sports/Norway+Cup.htm

Lihat juga:
http://en.wikipedia.org/wiki/Norway_Cup
http://www.unicef.org/infobycountry/zimbabwe_40408.html
http://www.mysakenya.org/news_story.php?id=68
http://www.esrusa.com/index.php?option=com_content&task=view&id=77&Itemid=107
http://www.youtube.com/watch?v=oxcY41lExx0

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s