Back to Oslo

Akhirnya setelah menghabiskan waktu beberapa saat untuk sailing, hiking, climbing, camping serta car trip kami (saya dan T) tiba kembali di Oslo. Kegiatan unpacking, beres2x, bersih2x pun dimulai termasuk membalas email dan menengok kembali blog yang sempat ‘terlantar’ ini.

Perjalanan liburan yang merambah daerah nyaris terisolir membuat saya berpikir tentang mobile blogging. Tidak mudah mengupdate blog saat sedang berada di tengah laut, pulau terpencil, di atas gunung atau di tengah hutan.

Walaupun sempat memposting tulisan tentang sailing di hari pertama, kedua dan ketiga, kisah hari2x selanjutnya masih mengendap di komputer, alam pikiran dan alam imajinasi (bukan alam gaib lohhh…:D)

Meski gambar2x yang ditampilkan sudah di-‘zip’ dari sekitar 600-an kb (kilo byte) menjadi sekitar 90-an kb, tetap saja posting satu tulisan bisa memakan banyak byte (yang artinya banyak NOK yang harus dibayar). Untuk wireless connection, 1 MB total transfer data bernilai sekitar 10 NOK (2 US$).

Foto: Uploading gambar dan tulisan via wireless network di Norwegia tidaklah se-feasible yang saya perkirakan sebelumnya. Gambar di bawah ini diambil saat baru bangun tidur. Walaupun ada niat, keterbatasan teknis tetap menjadi kendala😦

Ide yang lama mengendap pun bisa kehilangan momentum saat akan dituliskan kembali di blog. Tulisan tentang perjalanan sailing yang belum selesai misalnya seperti menjadi pekerjaan rumah yang belum selesai dan terus ‘menghantui’ (sampe segitunya… ck..ck..ck…)

Niat untuk mempost satu tulisan per hari pun tidak bisa diwujudkan karena keterbatasan yang ada (silahkan intip Susah Juga Ternyata…🙂). Untuk menjaga kelangsungan hidup sebuah blog memang perlu dedikasi, kesetiaan dan pengorbanan (kok seperti orang pacaran seehhh…)

Foto: On the way back home…

Membalas komentar dan kunjungan dari rekan sesama blogger yang sudah mampir juga tidak mudah. Ada blog yang setiap dibuka membuat kinerja komputer terganggu, ada yang tidak ada kolom komentar, kali lain sulit sekali untuk menemukan widget buat ‘messages’, ada yang blog yang terlalu canggih dan sempat membuat saya ‘gelagapan’ (iya dehhhh ngaku… saya gaptek :D), yang membuat ngeri yakni blog yang saat dibuka justru menyusupkan worm bahkan virus (hiiiyyyy…), ada juga yang saat dibuka justru ‘diarahkan’ ke commercial site tertentu. Hmmmm… *garuk2x kepala*

Buat yang sudah berkunjung dan berkomentar, terima kasih banyak! Senang rasanya mendapat kenalan baru😀

Karena otak kiri-kanan, depan-belakang saya masih rada2x ‘hang’ (hehe :D), mohon maaf jika belum sempat update info terakhir.

Salam manis teriring rasa bersalah saya yang sedalam-dalamnya🙂

Note: Mohon maaf jika foto2x yang ditampilkan agak2x narsis. Diambil dengan sedikit paksaan dan ancaman terhadap T yang terlalu asik menikmati alam. Pletakkkk!!!… wuaduhhh, ada yang protes neh🙂

5 thoughts on “Back to Oslo

  1. Otto_13

    Fotonya seru…, ceritanya indah-indah…
    ech…, ehm…, kebolak…
    Fotonya indah-indah…., ceritanya seru….
    Seperti itu ya sebagian kecil dari Norwegia.., penuh warna bila musim panas…
    Salam kenal… (sepertinya udah banyak komentar dech, dari posting terbaru mundur ke depan…, kok baru salam kenal yak)
    He..he…..

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s