Live Latin Music: Juan Luis Guerra

Hari Jum’at pekan lalu, tanpa direncanakan sebelumnya T mengajak saya untuk menonton konser musik Juan Luis Guerra. Jujur saja, seumur2x, belum pernah sekalipun nama musisi ini mampir di telinga. Lewat T, saya baru mengetahui bahwa Juan Luis Guerra adalah seorang musisi yang sangat dikenal di kawasan Amerika Latin dan sekitarnya.

Juan Luis Guerra Seijas yang lahir pada tanggal 7 Juni 1957 adalah penyanyi, penulis lagu sekaligus produser sukses asal Dominika yang telah menjual 14 juta kopi album di seluruh dunia. Juan telah meraih sejumlah penghargaan bergengsi seperti 10 buah ‘Grammy Award’ dan ‘Latin Grammy Award’ serta 2 ‘Latin Billboard Music Awards’. Ia memenangkan 5 ‘Latin Grammy awards’ tahun 2007 yang bersama Juanes menjadi rekor jumlah piala terbanyak yang diraih dalam ajang serupa dalam satu malam.

Foto: Antrian di depan pintu masuk

Informasi tentang konser di Drammen ini (sekitar 40 menit dengan mobil dari Oslo) baru diketahui sekitar dua jam sebelum konser dimulai. Bagi T –yang pernah menghabiskan beberapa tahun untuk studi dan bekerja di Brazil, Nicaragua dan Guatemala– kesempatan ini tak ingin disia-siakan sebagai ajang nostalgia. Didorong oleh rasa penasaran, saya pun mengiyakan ajakan ini.

Di tengah kekuatiran bahwa tiket sudah ‘sold out’, saya, T dan Lena (kolega T saat berada di Nikaragua) tetap nekat datang ke lokasi, apalagi panitia mengatakan bahwa masih ada sekitar 100 tempat tersedia saat dikross-cek via telepon. Sepuluh menit sebelum konser dimulai tempat parkir sudah penuh sesak. Memasuki pintu, antrian panjang sudah nampak. Penonton didominasi oleh wajah2x latino dan latina dari berbagai negara, orang asli Norwegia atau Eropa yang (mungkin) pernah menghabiskan waktu di kawasan Amerika Selatan, mereka yang memiliki ikatan emosional dengan Amerika Latin dan sisanya: segelintir manusia yang terdorong oleh rasa ingin tahu seperti saya😀

Foto: Hiruk pikuk penonton sebelum acara dimulai

Untuk harga tiket yang lumayan mahal bagi kami (450 NOK/Norwegian Kronor= sekitar 82 US$), penonton yang berjumlah sekitar 700-800 orang harus berdiri (memang tidak disediakan bangku) memadati venue indoor yang berkonsep seperti sebuah gudang sederhana di lahan pertanian. Dominasi interior ruangan terbuat dari kayu, berlantai dua dengan sebuah panggung kecil di tengah ruangan yang tak terlalu luas.

Foto: Juan Luis Guerra ‘live’

Akhirnya acara pun dimulai. Setelah MC menyampaikan kata pembuka, yang ditunggu2x pun muncul di atas panggung. Alunan musik latin yang khas ala Juan Luis Guerra menghentak kuat, membuat penonton langsung berjoget. Sempat terjadi sedikit ketegangan antara saya yang ingin sedekat mungkin berada di depan panggung dan T yang justru ingin berada di pinggir karena kuatir bahwa tinggi badannya akan menghalangi pemandangan penonton lain belakangnya jika terlalu berada di tengah. Alhasil saya pun harus ‘rela’ berada di pinggir, agak ke belakang.

Juan Luis Guerra banyak dianggap sebagai artis asal Dominika yang paling dikenal di kancah internasional. untuk beberapa dekade terakhir. Gaya musik pop-nya yang khas yakni merengue, bolero dan Afro-pop/Latin fusion menjadi trademark tersendiri. Seringkali orang mengasosiasikan gaya bermusik Juan dengan musik Dominika populer yang dikenal dengan nama: ‘Bachata’. Asosiasi ini muncul karena ia menggunakan dasar2x ritme ‘Bachata’ dengan sedikit tambahan ‘Bolero’ pada melodi di sejumlah lagu2xnya.

Usai menyelesaikan studi dan kembali ke Dominika, Juan merelease album pertamanya ‘Soplando’ (1984) dengan sejumlah grup musisi lokal yang selanjutnya dikenal sebagai ‘Juan Luis Guerra y 440’. Dalam bahasa Spanyol, band ini secara resmi dipublikasikan sebagai ‘Cuatro Cuarenta’ (Four Forty). Angka 440 tadi diambil dari standar tuning A440. Sebuah nama yang konon tercetus dalam salah satu sesi latihan saat saudara laki2x Juan mengusulkan nama yang dianggap merefleksikan bagaimana grup musik ini betul2x ‘in-tune’ dan ‘precise’.

Sementara itu, setelah sekitar tiga lagu berakhir saya masih merasa sedikit kesal dengan T yang menolak mendekati panggung (padahal penonton lain cuek saja mendesak2x, memotong dan menerobos di depan kami untuk mendapat posisi strategis). Situasi ini membuat saya berpikir bahwa: sebagus apapun musik yang didengar, seindah apapun pemandangan di depan mata… namun jika suasana hati sedang jelek maka kita tak akan bisa menikmatinya… Hmmmm, ternyata mempersiapkan hati itu perlu untuk menikmati keindahan.

Menyadari bahwa saya kesal karena tidak bisa melihat panggung dengan jelas, T lantas menawarkan diri untuk mengambilkan foto2x dari posisi yang lebih strategis (thanks dear, that’s why I am falling into you… :D)

Konser berlangsung selama dua setengah jam diisi dengan lagu2x yang dipopulerkan oleh Juan yang tidak membatasi diri di satu gaya bermusik saja. Ia menggabungkan beberapa irama ala Merengue, Bolero-Bachata, Balada, Salsa, Rock & Roll, dan Gospel. “Ojalá Que Llueva Café” adalah salah satu hasil karyanya yang banyak mendapat pujian. Sementara remix dari “La Llave De Mi Corazón” dengan ‘Taboo’ dari ‘the Black Eyed Peas’ menjadi contoh penggunaan genre yang berbeda dalam musik yang dihasilkan sang musisi ini.

Sebagian besar lagu dihapal oleh penonton yang ikut bernyanyi dan menari bersama mengikuti alunan musik. Usai lagu terakhir, penonton berteriak2x (terjemahan): “One more…one more…one more…”. Akhirnya, Juan pun membawakan ekstra 3 lagu untuk memuaskan penggemarnya yang telah bersusah-payah datang untuk menikmati musik yang disuguhkan.

Sepanjang pertunjukkan, nampak profesionaltas yang ditunjukkan oleh Juan sebagai penyanyi utama, para penyanyi latar dan musisi lain yang berjumlah 18 orang. Kualitas vokal, penguasaan panggung yang prima menunjukkan kelasnya tersendiri. Dari pengalaman ini, saya menyadari bahwa seorang maestro musik atau bintang akan tetap bersinar saat menunjukkan aksinya, terlepas dari besar-kecil, wah atau tidaknya lokasi dan tempat pertunjukkan berlangsung.

Seorang Juan Luis Guerra telah membuktikannya….

Foto: Akhir pertunjukkan

Sebagai tambahan, berikut saya tampilkan video klip musik Juan Luis Guerra. Selamat menikmati😀 …

Klip Youtube Juan Luis Guerra: ‘La Llave De Mi Corazon’

Sumber:
-Liputan pribadi
-http://www.guavaberry.net/idiomas/english/index.htm (official site Juan Luis Guerra)
-http://en.wikipedia.org/wiki/Juan_Luis_Guerra
-http://www.elyrics.net/song/j/juan-luis-guerra-lyrics.html (lirik music Juan Luis Guerra)
-http://www.youtube.com

2 thoughts on “Live Latin Music: Juan Luis Guerra

  1. Raúl y Pablo

    me gusta mucho tu blog lo visito todos los dias visita tu el mio y si t gusta deja un comentario y nos linkeamos los blogs

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s