Belajar Bahasa Itu Harus Sabar! :D

Percakapan berikut terjadi di awal2x saya sedang belajar bahasa Norwegia (Norsk).

Murid Geblek Yang Lagi Belajar (MGYLB): “Tanya dong. Kalimat ‘Jeg vet ikke‘ (baca: ‘yai wet ike’ dengan huruf ‘e’ pada kata ‘ikke’ pepet seperti pada kata ‘kendi’, ‘beli’ atau ‘seri’) itu artinya apa sih?”

Orang Yang Ditanya (OYD):”Artinya saya nggak tahu…” *sambil sibuk baca buku*

MGYLB: “Loh kok nggak tau?… Tanya lagi nih, kurang jelas kali ya… ‘J-e-g… v-e-t… i-k-k-e’ dalam bahasa Norwegia itu terjemahannya apa?…”

OYD: “Saya nggak tau… Kok kamu tanya2x terus sih?!… ” *dengan nada sedikit tinggi dan merasa terganggu*

MGYLB:” Ya jelaslah nanya!… Saya kan nggak tahu… Kamu kan orang asli Norwegia, saya orang asing yang mau belajar bahasa kamu, tapi bukannya didukung kok malah disemprot gitu sih?!… ” *emosi*

OYD: “Kamu sendiri nggak kira2x. Coba bayangkan, ini hampir tengah malam dan saya lagi mencoba rileks baca buku, tiba2x ada orang bolak-balik menanyakan hal yang sama. Sudah dijawab masih juga ditanya…” *dengan nada tinggi*

MGYLB: “Sudah dijawab?… Dijawab dari Hongkong!… Dari tadi saya tanya ‘Jeg vet ikke’ itu artinya apa?… Kamu malah bilang nggak tahu terus… bikin saya merasa dicuekin, dilecehkan, nggak dianggep… Emang enak… Bagaimana sih… nggak ada support buat belajar sama sekali!!!” *berteriak*

OYD (tertawa):”HAHAHAHAHAHA…...”

MGYLB: “Lha, orang lagi marah kok malah diketawain?… Saya serius… amat sangat serius!!!…”

OYD: “Ah, dasar kamu murid geblek!…Sudah dikasih tahu masih juga ngotot. Makanya kalau belajar tuh lihat2x waktu dan kira2x kalau nanya, jangan emosi duluan. Saya bilang nggak tahu karena ‘Jeg vet ikke’ dalam bahasa Norwegia memang artinya ‘Saya tidak tahu’…”

MGYLB: “Oooo… artinya ‘saya tidak tahu’….Pantesss. Maaf ya sudah ngomel2x… Kayaknya saya murid yang lebih galak dari gurunya deh” *cari ikon pentungan*

Moral of the story:

Ingat, sebagai murid itu:

1. Dilarang galak! (kalau diberi palang ‘Awas, Murid Galak!‘ bisa menjadi saingan anjing galak dong, duh nggak banget deh.)

2. Dilarang geblek! (kasian gurunya, kalo ditanya orang: “Ini murid satu geblek banget. Siapa sih gurunya?… Pasti lebih geblek lagi”… Nah loh)

3. Simak kata2x si guru dengan seksama dan jangan bolak-balik menanyakan hal yang sama. Guru juga manusia, punya batas kesabaran (silakan dites kalau tidak percaya…)

4. Perhatikan ‘timing’ atau waktu saat mengajukan pertanyaan. Jangan bertanya saat yang ditanya sedang beristirahat, sibuk di toilet, tengah malam buta atau waktu2x tak lazim lainnya.

5. Teruslah berusaha belajar, jangan mudah menyerah. Ibarat bayi yang sedang belajar berjalan, harus dimulai dari merangkak, belajar berdiri, tertatih2x, berjalan dan berlari…(kecuali jika si bayi adalah bayi ajaib…)

6. Jangan lupa berterima-kasih pada guru yang sudah mengajar, jangan seperti murid yang lupa pada gurunya… (hmmm, pernah inget kata2x serupa dimana yak?… *garuk2x kepala*)

Buat yang penasaran, Si OYD adalah ‘T’, hubby yang aslinya penyabar tapi kadang2x jutek kalau diganggu saat sedang asyik membaca buku

14 thoughts on “Belajar Bahasa Itu Harus Sabar! :D

  1. Felicity

    @Ria: Haha… ternyata gw nggak sendirian yang musti sabar…๐Ÿ˜€

    @Linda Belle: :Wah, 16 tahun yak… Ternyata, ada yang lebih parah dari gw, kidding!๐Ÿ˜€

    Gw pernah ketemu seorang nenek dari Sri Lanka yang udah tinggal di sini 30 tahun tanpa ngerti sepatah katapun bahasa lokal. Duh, bikin gw ngeri aja…

    Reply
  2. Ria

    wakakakaka….emang kudu sabar ya jeung…bayangin aja 2.5 thn tinggal di duri tapi sampai sekarang gw blom bisa bahasa minang๐Ÿ˜€

    Reply
  3. Felicity

    @The writer: Vi liker รฅ se flere forskjellige dansk filmer pรฅ internet TV. Dere har mere gode filmer enn har, tror jeg og mannen min๐Ÿ˜€

    @Sekar Lawu: Haha… ampunnnn Bu Guru, saya nggak akan jadi murid yang galak lagi deh…๐Ÿ˜€

    @novnov: Yup, harus sabar, tebel muka dan kuat mental karena berasa jadi anak kecil lagi yang mulai belajar dari nol. Sabarrrr…sabarrrr…๐Ÿ˜€

    @day dreamer: Salam kenal juga. Makasih sudah mampir ya๐Ÿ˜€, biarpun kesasar, hehe…

    Kalo umur bertambah memang sulit belajar bahasa baru… Di kelas pasti mikirin belanjaan dan resep masakan buat makan malem๐Ÿ˜€

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s