Monthly Archives: January 2013

Bertahan di Musim Dingin

 winter6 copy

Sebagai negara yang berbatasan langsung dengan Kutub Utara maka musim dingin di Norwegia dikenal lumayan ekstrim. Suhu rata2x di puncak musim dingin di kota Oslo yang notabene ada di dataran rendah berkisar antara -13 C  sampai -15 C. Tahun lalu bahkan mencapai suhu – 22 C . Berikut adalah informasi penting dari berbagai sumber dan pengalaman pribadi untuk bisa survive menghadapi musim dingin:

1. Jaga bagian kepala, tangan dan kaki agar tetap hangat.

Biasanya panas tubuh keluar lebih cepat di bagian kepala, tangan dan kaki, dan panas tubuh tadi akan keluar lebih cepat lagi jika kita tidak menggunakan perlengkapan yang memadai. Karenanya melindungi kepala dengan topi kupluk yang solid dari material yang baik sangatlah penting. Untuk anak2x biasanya dianjurkan untuk memakai balaklava (seperti topeng yang menutupi kepala sampai bagian leher dan terbuka di bagian wajah) dilengkapi dengan topi tahan angin dan semacam scarf yang menutupi bagian dagu, hidung dan mulut. Untuk bagian wajah perlu diwaspadai agar bagian telinga, ujung hidung, pipi, dahi tidak beku.  Mati rasa di bagian tersebut atau melihat bercak putih di pipi adalah gejala awal radang dingin atau frosbite yang tidak bisa dianggap remeh.

Foto: Aktivitas di atas fjord yang membeku. Musim dingin bukan berarti harus berdiam di dalam rumah terus…

winter8-8

O ya, udara dingin sekitar  -13 C dapat membuat sebagian orang sulit bernafas (apalagi jika memiliki hidung manusia tropis seperti saya…hehe… 😀), kalau sudah begini scarf  bisa dipakai untuk menutupi hidung, mulut, dagu dan membantu mengurangi dinginnya udara yang kita hirup. Namun, perlu diperhatikan agar tubuh tidak terlalu lembab akibat  berkeringat saat beraktivitas atau memakai jaket terlalu tebal misalnya. Keringat yang terkespos udara dingin bisa dipastikan akan mendatangkan masuk angin dan flu.

2. Wool is the best! 

Wool adalah material yang diperoleh dari hewan khususnya domba dan bisa juga dari hewan lainnya. Cashmere (kashmir) dan mohair diperoleh dari sejenis kambing, angora dari sejenis kelinci, qiviut dari sejenis moose, vicuna, alpaca dan camel dari keluarga onta.
Continue reading

Advertisements