Monthly Archives: August 2013

A Beautiful Way to Waste Your Talent…

feli1-1

Awal bulan puasa lalu, sekaligus awal libur musim panas T harus menghadiri sebuah konferensi internasional di Bangkok dari kantornya selama satu minggu. Di saat bersamaan saya memilih menggunakan waktu satu minggu di Bangkok untuk mengasah keterampilan sekaligus menekuni hobi seni ukir buah dan sayuran yang sewaktu2x terpakai saat mengundang tamu2x ke rumah untuk makan bersama.

Sejauh ini pengalaman saya untuk ukir-mengukir buah paling jauh sebatas membuat bunga mawar dari tomat dan keranjang buah dari semangka seperti dalam postingan jadul ini. Karenanya mempelajari teknik2x yang baik dan benar dan ide2x baru adalah hal yang sangat mengasyikkan dan menyenangkan.

Foto: Pelajaran hari kedua: beragam bunga dari wortel

feli6

Menurut jadwal resmi kelas akan dimulai pukul 9 pagi sampai pukul 3 sore. Namun dalam prakteknya kami mulai pukul 9 pagi sampai pukul 4 atau 5.30 sore karena begitu semangatnya belajar. Ruang kelas kami adalah sebuah apartemen penthouse di pusat kota Bangkok. Meski namanya penthouse kesan pertama tentang ruang ini nampak tidak jauh beda dengan ruang apartemen biasa (entahlah, nama memang bisa menipu ya). Guru yang mengajar adalah Master Wan, seorang ahli seni ukir buah dan sayur yang mempelajari keterampilan ini sejak berumur 11 tahun dari sang nenek. Master Wan juga sudah melanglang buana selama 30 tahun terakhir karena keahliannya bersama misi kebudayaan pemerintah Thailand.

Continue reading

Mari Berkebun!

flower3 --feli

Bagi mereka yang biasa berkebun di Indonesia dan pindah ke Norwegia cepat atau lambat akan menghadapi kenyataan bahwa menanam bunga atau berkebun di negara tetangga Kutub Utara ini adalah sebuah tantangan tersendiri.

Di Indonesia menanam pohon atau bunga dengan tanah gembur mengandung humus (biasanya berwarna kehitaman dan kaya nutrisi) plus rajin disiram setiap hari sudah cukup membuat tanaman tumbuh dengan baik sepanjang tahun. Jika kita lupa menyiram maka alam akan membantu menyiram pohon2x tadi. Gangguan dari hewan paling merepotkan adalah ayam2x tetangga yang mematuk daun2x atau tangan2x jahil yang memetik bunga atau buah yang sedang panen. That’s all.

Di tahun pertama saat pindah ke rumah baru yang memiliki halaman untuk berkebun, saya sangat bersemangat memborong (baca: kalap :D) tanaman2x hias mulai dari Dahlia, Krisan, Tulip, Mawar, Lily, Gerbera, Lavender, Bougenville hingga Bunga Matahari dkk. Bayangan dan impian memiliki kebun bunga berwarna-warni selalu menari2x dan memberi motivasi. Tapi, malang tak dapat ditolak dan untung tak dapat diraih…. tanaman2x itu nampak memprihatinkan dan mengenaskan setelah seminggu lewat karena sejumlah hal.

– Bunga Dahlia—> menjadi santapan empuk iberian snail (mirip dengan keong tapi tanpa cangkang, berwarna coklat, hitam atau belang2x seperti leopard, panjang bervariasi sekitar 5-10 cm untuk yang dewasa)
– Bunga Tulip—> santapan empuk rusa liar yang memasuki kebun dari hutan di sebelah rumah. Belakangan saya baru tahu bahwa para rusa gemar sekali memakan kuncup bunga tulip yang dianggap makanan lezat.
– Bunga Mawar—> korban serangga kecil yang gemar bersarang dan memakan daun2xnya.
– Lavender dan Bougenville–> mengalami dehidrasi dan tidak berkembang baik

NAMUN….
Nasib paling tragis  dialami oleh Bunga Matahari yang setelah tiga hari langsung berstatus:
…TEWAS DENGAN SUKSES….
Huhuhuhu đŸ˜¥

Foto: Bunga Matahari yang langsung berguguran dan layu sebelum nampak kering entah karena terlalu panas (memang 19 C panas gitu ya? *garuk2x kepala*) atau kurang air. Tragis.

sunflower_feli

Di sini, saya belajar bahwa banyak hal yang harus diperhatikan saat bercocok tanam, mulai dari waktu menanam, jenis keasaman tanah, tipe tanah, pencahayaan matahari (arah gerak matahari dari terbit hingga terbenam), pembagian zona tanaman, waktu pemberian pupuk, tipe2x pupuk dan cara pemupukan, sampai tipe2x tanaman yang tidak disukai binatang2x tertentu dan tips2x mengatasi hama tanaman mulai dari siput, keong, serangga, cacing hijau sampai….RUSA LIAR!!! Well…welll…mau berkebun di rumah sendiri kok repot sekali yaaa.Continue reading

Si Cantik Pulau Belitung

feli2

Libur musim panas kali ini saya dan T memutuskan untuk menghabiskan waktu di Indonesia, sejumlah pilihan sempat muncul untuk lokasi tujuan mulai dari Labuhan Bajo, Wakatobi, Raja Ampat, Pulau Togian, Pulau Derawan dll. Namun, setelah dipikir2x, pilihan pun jatuh ke Pulau Belitung karena jika dibandingkan dengan destinasi lainnya Pulau Belitung merupakan lokasi wisata yang praktis, ekonomis dan mudah diakses (hanya sekitar 40 menit dengan pesawat Garuda atau Lion Air dari Jakarta ke Tanjung Pandan, kota utama di Pulau Belitung) plus tentunya suguhan hamparan pantai berpasir putih yang masih natural.

Foto: Senja di Pantai Tanjung Pandan
feli1

Kami sengaja tidak memilih jasa tour operator karena ingin lebih fleksibel dan tentu saja lebih irit biaya. Bersama dengan sepasang turis lain (Andrew dari Canada dan Angelika dari Jerman) yang juga akan menghabiskan waktu sekitar 5 hari di Belitung akhirnya disepakati sharing biaya sewa mobil dan perahu nantinya.

Continue reading