Mari Berkebun!

flower3 --feli

Bagi mereka yang biasa berkebun di Indonesia dan pindah ke Norwegia cepat atau lambat akan menghadapi kenyataan bahwa menanam bunga atau berkebun di negara tetangga Kutub Utara ini adalah sebuah tantangan tersendiri.

Di Indonesia menanam pohon atau bunga dengan tanah gembur mengandung humus (biasanya berwarna kehitaman dan kaya nutrisi) plus rajin disiram setiap hari sudah cukup membuat tanaman tumbuh dengan baik sepanjang tahun. Jika kita lupa menyiram maka alam akan membantu menyiram pohon2x tadi. Gangguan dari hewan paling merepotkan adalah ayam2x tetangga yang mematuk daun2x atau tangan2x jahil yang memetik bunga atau buah yang sedang panen. That’s all.

Di tahun pertama saat pindah ke rumah baru yang memiliki halaman untuk berkebun, saya sangat bersemangat memborong (baca: kalap :D) tanaman2x hias mulai dari Dahlia, Krisan, Tulip, Mawar, Lily, Gerbera, Lavender, Bougenville hingga Bunga Matahari dkk. Bayangan dan impian memiliki kebun bunga berwarna-warni selalu menari2x dan memberi motivasi. Tapi, malang tak dapat ditolak dan untung tak dapat diraih…. tanaman2x itu nampak memprihatinkan dan mengenaskan setelah seminggu lewat karena sejumlah hal.

– Bunga Dahlia—> menjadi santapan empuk iberian snail (mirip dengan keong tapi tanpa cangkang, berwarna coklat, hitam atau belang2x seperti leopard, panjang bervariasi sekitar 5-10 cm untuk yang dewasa)
– Bunga Tulip—> santapan empuk rusa liar yang memasuki kebun dari hutan di sebelah rumah. Belakangan saya baru tahu bahwa para rusa gemar sekali memakan kuncup bunga tulip yang dianggap makanan lezat.
– Bunga Mawar—> korban serangga kecil yang gemar bersarang dan memakan daun2xnya.
– Lavender dan Bougenville–> mengalami dehidrasi dan tidak berkembang baik

NAMUN….
Nasib paling tragis  dialami oleh Bunga Matahari yang setelah tiga hari langsung berstatus:
…TEWAS DENGAN SUKSES….
Huhuhuhu😥

Foto: Bunga Matahari yang langsung berguguran dan layu sebelum nampak kering entah karena terlalu panas (memang 19 C panas gitu ya? *garuk2x kepala*) atau kurang air. Tragis.

sunflower_feli

Di sini, saya belajar bahwa banyak hal yang harus diperhatikan saat bercocok tanam, mulai dari waktu menanam, jenis keasaman tanah, tipe tanah, pencahayaan matahari (arah gerak matahari dari terbit hingga terbenam), pembagian zona tanaman, waktu pemberian pupuk, tipe2x pupuk dan cara pemupukan, sampai tipe2x tanaman yang tidak disukai binatang2x tertentu dan tips2x mengatasi hama tanaman mulai dari siput, keong, serangga, cacing hijau sampai….RUSA LIAR!!! Well…welll…mau berkebun di rumah sendiri kok repot sekali yaaa.

Berikut adalah sejumlah hal mendasar yang perlu untuk diketahui:

1. WAKTU
Waktu yang dibilang kondusif untuk tumbuhnya bunga di luar ruangan terbatas hanya dari akhir bulan Mei hingga akhir Agustus karena fenomena yang harus diwaspadai yang disebut NATTEFROST (beku di malam hari)

Nattefrost terjadi ketika suhu udara di lapisan bumi di malam hari tiba2x turun di bawah 0 ° C yang dapat terjadi di musim panas dan awal musim gugur. Karena udara dingin lebih berat maka lokasi seperti lembah dan wilayah cerukan menjadi medan yang paling rentan terhadap Nattefrost yang dapat merusak vegetasi tanaman dengan seketika ini. Tidak sedikit mereka yang terlalu bersemangat menanam terlalu dini di awal musim panas (sekitar bulan April- awal Mei) harus gigit jari ketika melihat bunga2x cantik mereka layu setelah nattefrost. Setiap tanaman yang mati artinya uang yang terbuang karena harga tanaman hias di Norwegia yang tidaklah murah. Biasanya ada waktu2x khusus kapan bunga2x tertentu sebaiknya ditanam dan akan berbunga yang sebaiknya diikuti.

Foto: Perleblomster (Bunga Mutiara) yang tumbuh liar di halaman rumah.
flower13-feli

2. MUSIM DINGIN
Sebelum musim dingin ada sejumlah persiapan yang harus dilakukan untuk melindungi tanaman yang sifatnya tahunan (akan tumbuh lagi setiap tahun) seperti mawar, lavender, peony, poppy, syringe, hortensia dll.

Selain harus membuang bagian tangkai yang telah selesai berbunga, batang pohon utama harus dilapisi dengan tanah dan daun2x kering yang cukup tebal agar tidak beku saat salju menyelimuti tanah kebun. Sejumlah tanaman harus dipindah ke pot dan dibawa ke dalam rumah jika mau bertahan melewati musim dingin.

Foto: Pohon Bunga Peony di musim dingin yang dilapisi salju.
--feli

3. TIPE DAN KEASAMAN TANAH
Berdasarkan pengamatan dan pengalaman maka tipe tanah di kebun rumah kami adalah clay (liat) dan dibeberapa bagian memiliki tipe chalky (berkapur). Kesimpulannya: antara tanah cepat kering meski sudah disiram air atau tidak bisa menyerap air karena kepadatan yang rapat. Pusing kan? …. HADEUHHHH…..

Solusinya tentu saja dengan membeli tanah khusus yang gembur dan secara rutin diberikan nutrisi yang jenisnya berbeda2x tergantung jenis tanaman.

Foto: Bunga Carnation (Krisan) yang survive dengan bantuan pupuk dan tanah khusus, meski setelah beberapa saat tanah nampak kering kembali bercampur tanah liat…
flower5 feli

4. HAMA
Sebelumnya saya tidak pernah mengira bahwa di daerah beriklim dingin hama tanaman bisa lumayan menganggu.

Untuk mengatasi Iberian Snail biasanya sejak awal musim panas perburuan telur2x bakal snail atau yang sudah menetas namun masih kecil dimulai. Hal ini perlu dilakukan sejak dini untuk mencegah perkembangbiakan mereka dimana satu ekor snail bisa menghasilkan ratusan individu baru. Untunglah tahun ini perkembangan mereka tidak banyak karena musim dingin yang lumayan ekstrim tahun lalu membunuh sebagian besar telurnya.

Untuk rusa liar, saya cukup menghindari tanaman2x yang disukai rusa seperti tulip. Menamam lavender sebagai pagar tanaman juga manjur karena rusa tidak suka dedaunan yang berbau tajam. Sementara untuk serangga yang menggerogoti bunga mawar, ibu mertua meminjamkan semprotan anti hama yang manjur plus rajin memotong atau membersihkan tangkai yang diserang hama agar tidak menular.

Foto: Salah satu makanan lezat untuk rusa liar: bunga lily.
flower15 copy

5. CAHAYA MATAHARI
Yang perlu diperhatikan di sini adalah banyak atau sedikitnya cahaya matahari yang akan diterima oleh tanaman. Ada tanaman yang perlu full sun (exposure cahaya matahari penuh), half shadow (setengah bayangan) atau shadow (bayangan). Karenanya membaca petunjuk penanaman sangat perlu supaya tanaman tidak kekurangan atau kelebihan cahaya matahari. Sudut jatuhnya cahaya di pagi, siang dan sore hari juga harus diamati. Pusing deh. *tepok2x jidat*

6. PLANTING ZONE
Pernah dengar istilah Plant Hardiness Zone? Jika belum, maka anda tidak sendirian🙂

Seumur2x, sebelum pusing dengan urusan tanam-menanam pohon di Norwegia, saya belum pernah mendengar pembagian zone semacam ini. Ini adalah panduan untuk memilih jenis2x tanaman yang bisa tumbuh dengan baik atau bisa bertahan di suatu daerah berdasarkan sejumlah indikator yang awalnya dikembangkan oleh departemen pertanian US. Berdasarkan peta ini, negara2x Skandinavia ada di latitude yang sama dengan Alaska atau Greenland.

Foto: Bunga liar di halaman rumah.
flower9 copy

Bunga, pohon, semak-belukar dan semua tanaman akan tumbuh dengan baik saat hidup di zone yang sesuai. Pertumbuhan yang lambat dan kerusakan akibat cuaca dingin terjadi paling parah terhadap tanaman2x yang ditanam di luar wilayah comfort zone atau daerah nyaman mereka. Dianjurkan untuk tidak memilih tanaman untuk kebun atau taman yang di luar zone wilayah kita tinggal atau di luar comfort zone tanaman bersangkutan. Logikanya memang menanam tanaman tropis di halaman terbuka seperti pisang, kelapa, pepaya di kebun di Norwegia adalah hal yang sia2x karena ini berada di luar comfort zone tanaman2x tadi.

Foto: Rusa liar yang biasa muncul saat situasi dianggap sepi, terlihat imut2x seperti bambi tetapi mereka suka memakan bunga2x di kebun😦
rusa liar  --felicity

Tentu saja ada sejumlah Hal lain yang penting adalah waktu drainase, pemberian pupuk, pruning (memangkas ranting2x yang mati atau tidak dibutuhkan biasanya di musim semi agar tanaman berbunga dan berbuah lebat) dll selebihnya adalah berdoa dan berharap agar pohon2x tadi survive.

Kesimpulan:

– Berkebun di Norwegia itu mahal (ini bisa jadi bahan postingan lain), ribet bin repot…. tapi pasti menyenangkan melihat bunga berwarna-warni yang menyejukkan mata.

– Lagu Koes Plus yang berjudul ‘Kolam Susu’ dan ada lirik :

…. Orang bilang tanah kita tanah surga. Tongkat kayu dan batu jadi tanaman….

… itu memang benar sebenar2xnya, alias: tanah Indonesia memang sungguh kaya dan subur. Pengalaman berjuang untuk berkebun di Norwegia membuat saya semakin menghargai tanah dan bumi Indonesia yang luarrrr… biasa.🙂

Referensi:

http://en.wikipedia.org/wiki/Hardiness_zone

22 thoughts on “Mari Berkebun!

  1. Anton

    Hi Felicity, gak sengaja nemu blog kamu. Salam kenal yahh..

    Sepertinya jenis umbi-umbian suka banget dengan jenis tanah di tempatmu.

    Lily (lilium), tulip (darwin hybrids & wild species) dll itu di tempatmu mungkin cocok, umbi-umbian soalnya suka tanah yang berbatu dan porous. Terutama lily wanginya nyong-nyong keseluruh kebun kalo lagi ngembang..biasa Juli/Aug. OT hybrid lily, bunga super gede segede kepala anak kecil dan buanyak, batang kekar ngga perlu di staking, wangi super kencang. Jenis yang kubilang itu, kita di Indo taunya itu sebutannya casablanca atau stargazer.

    Oyah. Bunga liar itu, namanya oxeye daisy. Dan yang kuning itu, bunga daffodils..
    Yang biru, si bunga mutiara disebut juga terkenalnya grape hyacinth..:)

    Reply
    1. Felicity Post author

      Woowww… salut saya…makasih banyak dengan informasinya…. jadi pengen belajar lagi tentang bunga2xan….🙂

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s