Jatuh Cinta Dengan… Ubin… :)

felia23

Ayo coba diingat2x bagian mana yang pertama kali langsung menjadi perhatian ketika kita memasuki suatu ruangan atau bangunan?

Buat saya, jawabannya: LANTAI. Aneh ya …๐Ÿ™‚

Mengapa lantai? Karena di banyak bangunan khususnya yang bernilai historis dan memiliki daya tarik artistik biasanya di bagian lantailah kita akan mendapat KEJUTAN2x baik berupa detil2x unik, motif yang beragam maupun warna-warni yang cantik. Biasanya orang akan melihat tembok atau dinding ruangan yang memang sengaja dibuat menjadi pusat perhatian dengan beragam pernak-pernik seperti lukisan atau gambar. Jadi, ketika menemukan sesuatu di tempat yang tidak terduga seperti di bagian lantai maka efek ‘WOW’-nya jadi lebih terasa, ehm, ini menurut pengalaman saya loh.

Foto: Motif geometri di salah satu ruang bangunan tempat konstitusi Norwegia dibuat pada tahun 1814 di Eidsvoll.

felicia19

Ehm, buat yang tidak terbiasa mungkin motif ini dirasakan terlalu ramai dan ‘berisik’

felicia16

Kadang saya tidak habis pikir, kok bisa ya tangan2x manusia di jaman dulu bisa begitu kreatif dan tekun menciptakan sesuatu yang cantik dari hal yang kita anggap sederhana seperti batu2x koral yang disusun cantik membentuk motif tertentu di taman istana Al-Hambra, Malaga, Spanyol ini. Ckckck….

felicia3

Dan ini…

felicia4_edited-1

Sederhana namun unik bukan?….

Foto: Salah satu sudut kota Marrakesh, Maroko dengan ornamen2x yang cantik dan sedap dipandang mata.

felicia6

felicia11

Yang lebih membuat geleng2x kepala adalah keterbatasan teknologi di masa lalu yang pastinya membuat proses produksi lebih rumit dan memakan waktu. Tapi biasanya, justru produksi2x jadul yang orisinal inilah yang bernilai seni tinggi nan adi luhung karena di setiap balik karya yang dihasilkan ada sentuhan personal tangan2x yang menciptakannya.

Foto: Motif ubin yang sepertinya handmade alias dilukis langsung dengan tangan… entah berapa lama dihabiskan untuk satu petak seperti ini, Al-Hambra, Malaga-Spanyol.

felicia12

felicia2

Salah satu motif standar adalah motif papan catur, kotak2x hitam putih yang bisa dijumpai di sejumlah bangunan2x tua di berbagai lokasi (termasuk di Indonesia…) . Foto di bawah ini adalah motif yang kami jumpai di salah satu hotel tua di Paraty, Brazil.

felicia7

Terlihat simpel tapi tetap elegan dan tidak lekang oleh jaman. Iya nggak sih?๐Ÿ™‚

felicia1

Lalu apa hubungannya???…

Karena tinggal di rumah tua mau tidak mau material yang digunakan saat melakukan renovasi seperti saat ini sebisa mungkin tetap sejalan dengan cetak biru rumah yang sudah ada. Untuk ubin misalnya, kami ingin mencari model yang klasik dan memang tipikal rumah tua.

Untunglah saat sedang mencari info tanpa sengaja kami menemukan website toko di Oslo yang khusus menjual UBIN2x MODEL JADUL.… (ada ya…. ternyata?!!!...๐Ÿ˜€ )

Foto: Toko ubin model jadul yang tidak kalah unik penampakan luarnya… Ruangan yang kini menjadi show room aslinya adalah laundry room gedung milik pemerintah yang kini tidak terpakai lagi, dibangun sekitar tahun 1800-an.

felicia13

Ah senangnya, bisa cuci mata saat melihat beragam corak dan warna-warni ubin di show room toko…. ย :D

felicia18

felicia14

felicia15

Di toko ini sini tersedia berbagai pilihan motif dan warna ubin jadul bahkan bisa kita pesan khusus sesuai desain pribadi. Bisnis ubin jadul tersebut menurut cerita sang penjaga toko dimulai sekitar 4 tahun yang lalu ketika ia tanpa sengaja berkenalan dengan pembuat ubin di Spanyol dan tertarik untuk membuka jaringan pemasaran di Norwegia. Ketika saya bertanya karena penasaran tentang bagaimana kondisi bisnis saat ini (kebayang nggak sih, berapa orang coba yang niat banget mencari ubin2x jadul???… ) jawabannya di luar dugaan: bisnis saat ini VERY GOOD! Loh kok bisa?

Ternyata pemerintah Norwegia sedang giat melakukan renovasi bangunan tua baik di level nasional maupun di tingkat lokal, karenanya pesanan untuk melakukan reproduksi ubin asli dari bangunan yang sedang direnovasi cukup banyak.

Foto: Motif asli dari bagian gedung tua salah satu universitas di kota Bergen, Norwegia yang sedang direnovasi, sang kontraktor memesan khusus reproduksi dengan motif serupa.

felicia17

Kalau begini saya jadi ingat bangunan2x tua di Indonesia yang banyak tidak terawat seperti salah satu bangunan raja di Sumatera Barat dari kayu yang berumur ratusan tahun di bawah ini. Di sejumlah bagian nampak cat2x sudah terkelupas dan kayu mulai keropos, sayang sekali….padahal dari cerita keluarga sang empunya istana ini tidak sedikit nilai historis dan budaya yang ada di balik bangunan tersebut…

felicia20

Detil ukiran yang cantik dengan warna-warni unik, tidak kalah dengan motif ubin ala Maroko yang mendunia.

felicia21

Sayang sekali jika bangunan dengan detil cantik seperti ini rusak hanya karena minimnya niat untuk merawat. In my humble opinion...jika dilestarikan bukan mustahil motif tradisional Indonesia juga bisa mendunia tidak kalah dengan motif tradisional dari negara lain iya, betul loh…๐Ÿ˜€

Tabik

22 thoughts on “Jatuh Cinta Dengan… Ubin… :)

  1. arinidm

    Gara2 baca tulisan Mbak yg ini kyknya mulai skrg bakal lebih merhatiin lantai deh klo ntar jln2 lg, dulu2 nggak pernah kepikiran ato tertarik lihat ke arah bawah sih soalnya Mbak, sukanya ngelihat ke atas mulu hehehe. Makasih pencerahannya Mbak!๐Ÿ˜€

    Reply
    1. Felicity Post author

      Iya, saya juga jadi lebih memperhatikan detil2x yang sering terlupakan saat masuk suatu ruangan, mulai dari sudut2x pernak-pernik dekorasi, lantai, langit2x dll Kalau di jalan, coba deh melihat ke bagian atas bangunan sesekali…. pasti bakalan menemukan pengalaman baru.

      Reply
  2. Ainur Rofiq

    Betul banget mbak Feli, bangunan tua di Indonesia kurang perawatan dan sangat minim kepeduliannya terhadap bagunan tua bersejarah.

    BTW lagi hunting ubin nih untuk renovasi rumah baru? Semoga sukses ya.

    Reply
    1. Felicity Post author

      Sudah ketemu ubinnya (salah satu yang di foto)… baguss…banget…. kayaknya nggak puas2x memandangnya…. #manusiaaneh ๐Ÿ™‚

      Reply
  3. Yuyunt

    Di jogja masih ada pabriknya, yang terkenal adalah tjap Koentji๐Ÿ™‚ di Jepara/Rembang juga masih ada, tapi jatuhnya mahal dan harus pesan terlebih dulu. Kalau sekarang beberapa temanku bikin rumah limasan (rumah jawa) diakalin cuma di semen aja, trus di gosok (katanya pake oli) biar lantainya mengkilat dan hemat biaya๐Ÿ˜€

    Reply
    1. Felicity Post author

      Wah…makasih banyak buat infonya… saya jadi belajar nih….ternyata ada juga produsen ubin2x dengan motif jadul di Indonesia… Jadi ikutan pengen bikin rumah limasan di sana๐Ÿ™‚ *berkhayal*

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s